Minggu, 18 September 2016

Materi Manajemen Public Relations III :

PROSES PUBLIC RELATIONS

4 LANGKAH PROSES PR

  1. Definisi permasalahan; apa yang terjadi sekarang? (analisis situasi)
  2. Perencanaan dan program; apa yang harus kita lakukan, katakan dan mengapa alasannya? (strategi)
  3. Aksi dan komunikasi; bagaimana dan kapan kita berindak dan mengatakan hal tersebut (Implementasi)
  4. Evaluasi program; bagaimana kita telah melakukannya (evaluasi)


1. Mendefinisikan Permasalahan
  • Praktisi PR harus dapat mengenal simtom dan penyebab.
  • Praktisi PR perlu melibatkan diri dalam penelitian dan pengumpulan fakta.
  • Praktisi PR perlu memantau dan membaca terus pengertian, opini, sikap, dan perilaku mereka yang berkepentingan dan terpengaruh oleh sikap dan tindakan suatu lembaga.


2. Perencanaan & Program
  • Praktisi PR sudah menemukan penyebab dan sudah siap dengan langkah-langkah pemecahan dan pencegahan.
  • Dirumuskan dalam bentuk rencana dan program termasuk anggaran.
  • Kesepakatan bersama dan mendapat dukungan penuh.


3. Aksi dan Komunikasi
  • Harus dikaitkan dengan objective/goal yang spesifik.


4. Evaluasi Program
  • Pengukuran atas hasil tindakan di masa lalu.




Mendefinisikan Masalah: Riset


Pengumpulan Fakta
  • Riset (desain; pengumpulan data primer, pengolahan data dan perumusan data): sampel yang diambil; jenis penelitian; lokasi responden; lamanya penelitian
  • Data-data sekunder
  • Content analysis. Analisis berita dari media-media utama.
  • Clipping service. Berita yang dianalisis disebar kepada eksekutifyang berkepentingan dan dimintai komentar. Berita-berita tertentu perlu diumumkan kepada karyawan.
  • Survei. Praktisi PR melakukan kunjungan.
  • Konsultasi. Jasa konsultan. Second opinion. Obyektif.
  • Pengumpulan fakta dari para pemimpin opini.
  • Buka telinga. Membentuk acara-acara khusus yang memberi kesempatan kepada pihak tertentu untuk memberi masukan.


Penelitian

  • Dibutuhkan untuk mendapatkan fakta atas simtom masalah dan untuk melakukan evaluasi.
  • Prelimenary survey: fakta yang masih harus diuji kebenarannya.


1. Penelitian Informal
  • Praktisi PR harus mengumpulkan fakta sebanyak-banyaknya terutama yang menyangkut opini dan sikap karyawan terhadap pekerjaan.
  • Digunakan untuk mengetahui masalah-masalah dalam perusahaan dan hubungan unsur-unsur lain di luar perusahaan.
  • Data lapangan. Data primer. 

Penelitian ini dilakukan atas pertimbangan:

  • Anggaran PR yang belum memadai.
  • Mencegah timbulnya keresahan bila perusahaan melakukan pemeriksaan secara formal.


Teknik Riset Informal
  • Menyimpan dokumen/database.
  • Kontak utama. Opinion leaders dalam komunitas, industri atau organisasi.
  • Komite khusus. Kelompok penasihat.
  • Kelompok fokus. Sejumlah kecil orang yang memiliki karakteristik demografis yang berdekatan.
  • Pemantauan informal. Memonitor laporan berita, baik cetak, elektronik maupun internet. Pengecekan surat masuk, telepon dan laporan penjualan.
  • Internet, Perpustakaan, dan Sumber Database.



2. Penelitian Sekunder
  • Data yang telah dikumpulkan dan diolah oleh pihak ketiga.
  • Data-data yang dipublikasikan dan perpustakaan.
  • Praktisi PR harus membiasakan diri melakukan skimming atas berita-berita pokok dan membaca secara intensif artikel yang ada kaitannya dengan suatu lembaga.


3. Penelitian Formal
  • Biasanya menggunakan jasa riset dan perusahaan konsultan lain.
  • Wawancara mendalam; FGD atau penelitian statistik.

Alasannya:

  1. Memerlukan keahlian profesional yang membutuhkan ketekunan dan pengalaman.
  2. Memerlukan obyektifitas.
  3. Menyita bayak waktu.


Teknik Riset Ilmiah/Formal
  • Analisis Isi. Menghitung verbal content dari pesan tertulis/lisan yang sudah ditranskripsikan. Kiping berita; chatroom; laporan tahunan dan publikasi lain dari pesaing.
  • Riset survei. Pengujian secara hati-hati dan terperinci terhadap pengetahuan, persepsi, sikap dan opini dari anggota masyarakat yang beragam. Data demografis dan data opini.
  • Riset Eksperimental. 
  • Eksperimental laboratorium
  • Eksperimental lapangan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar